(X.2 DAN 6) PENGAYAAN DAN REMEDIAL
1. Idenditas
- Nama Guru : Armayyeni Nurillia Marsim, M.Pd., Gr.
- Mata Pelajaran : SBDK
- Hari/ Tanggal : Kamis, 17 September 2026
- Fase/ Kelas : E/ X.E.2 dan X.E.6
- Materi : Remedial dan Pengayaan
- Pertemuan : 2
2. Capaian Pembelajaran
Murid mampu mengeksplorasi unsur rupa dan prinsip desain dalam benda-benda di sekitar/karya seni rupa.
3. Tujuan Pembelajaran
Murid mampu memahami materi unsur, prinsip, dan gaya seni rupa serta desain dengan bahasa sendiri yang lebih sederhana serta mudah dimengerti.
- Mindful Learning (Berkesadaran) : Guru memulai dengan kegiatan "Visual Walking" (melalui tayangan gambar tentang berbagai objek di lingkungan). Guru meminta murid untuk mengamati bentuk, warna, garis, dan tekstur dari benda-benda yang dilihat, tanpa terburu-buru. Setelah itu, murid diminta menuliskan 1-2 kata sifat yang menggambarkan perasaan mereka saat mengamati.
- Meaningful Learning (Bermakna) : Guru memberikan pertanyaan untuk analisis karya yang diamati kemudian guru mengaitkan jawaban dengan konsep awal seni rupa sebagai ekspresi dan pengalaman estetis.
- Joyful Learning (Menggembirakan) : Guru mengajak murid untuk menjadi 'detektif seni' yang mencari tahu apa saja yang membuat sesuatu disebut seni rupa dan apa gunanya bagi kita.
4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
|
Lingkup Materi |
Kompetensi |
Tujuan Pembelajaran (TP) |
Kode TP |
|
Menemukan Unsur dan Prinsip Desain di
Sekitar Kita (Kelas X Semester 1) |
Memahami |
Murid mampu memahami materi unsur dan prinsip desain
di sekitar kita dengan bahasa sendiri yang lebih sederhana serta mudah
dimengerti |
TP 1 |
5. Ayat Al - Qur'an yang Berkaitan dengan Materi Pelajaran :
إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ
“Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan.” (HR. Muslim, No. 91)
Keterkaitan dengan materi: Sebelum memulai eksplorasi seni rupa, murid diajak merenungi hadis di atas. Kecintaan terhadap keindahan merupakan fitrah yang dianugerahkan Allah kepada manusia, sehingga wajar jika seni rupa hadir di setiap sisi kehidupan. Dengan memahami hal ini, kegiatan mengamati dan mengapresiasi keindahan benda-benda di sekitar tidak hanya melatih kepekaan estetis, tetapi juga menjadi wujud rasa syukur atas anugerah keindahan yang Allah ciptakan.




















Komentar
Posting Komentar